Sekilas Laman Dinamis

July 30, 2018 - 3 minutes
sekilas laman

Laman dinamis ialah suatu laman yang isinya dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan. Isi dari laman dinamis ditentukan oleh bagaimana cara seseorang memprogram laman tersebut.

Berbeda dengan laman statis yang cara penyuntingannya dengan menyunting berkas HTML, berkas yang disunting untuk membuat laman dinamis memiliki ekstensinya sendiri. Sebagai contoh, untuk membuat laman pendaftaran, berkas yang disunting adalah daftar.php. Berkas ini berekstensi .php, artinya laman dinamis ini berbasis bahasa pemrograman PHP.

Kode-kode pemrograman PHP (pada contoh di atas) dalam berkas laman dinamis (disebut kode sumber, [source code]) akan diolah terlebih dahulu oleh aplikasi pra-pengolah laman untuk membuat berkas HTML sementara yang akan disajikan kepada pengakses laman.

Sebagai contoh, kita akan menggunakan Facebook.

Pada saat kita membuka laman utama Facebook sebelum login, kita disambut oleh formulir pendaftaran di tengah-kanan dan formulir masuk di kanan-atas. Setelah membuka laman utama Facebook, kita isi formulir masuk di kanan-atas, lalu klik Masuk. Setelah kita masuk ke Facebook, apa yang muncul saat kita membuka laman utama Facebook lagi? Kita tidak lagi disambut oleh formulir pendaftaran dan formulir masuk, melainkan oleh beranda kita; lini masa mengenai teman Facebook kita.

Kira kira begini diagramnya

	     Facebook
	        |
	     Sudah login?
		  /    \
	     Belum   Sudah ---> Tampilkan lini masa
	     |
	 Sudah daftar?              / \
	 |       |
	Sudah    Belum               |
	 |       |
	Login     Daftar             |
	   |       |
	   |       Login ------->----|
	   |
	   ------->------->----------|

Keterangan:

  1. Facebook memeriksa dulu apakah pada peramban ini sebelumnya sudah ada yang masuk.
  2. Apabila sudah ada, maka linimasa miliknya akan ditampilkan;
  3. apabila belum, pengguna yang sudah terdaftar sebelumnya bisa login untuk mengakses linimasanya,
  4. sedangkan calon pengguna yang ingin mendaftar Facebook bisa mendaftarkan dirinya terlebih dahulu di formulir pendaftaran pada laman awal Facebook.
  5. Setelah mendaftar, calon pengguna menjadi pengguna dan bisa login untuk mengakses linimasanya.

Facebook merupakan salah satu contoh dari sekian banyak situs web yang menggunakan laman dinamis.

Bisa dibuktikan dari contoh Facebook di atas, bahwa laman dinamis dapat mengubah konten dari suatu laman sesuai kebutuhan. Laman yang sebelum login berisi formulir pendaftaran dan login, sesudah login, menjadi memiliki cerita-cerita dari teman Facebook.

Selain formulir, kita juga bisa membuat aplikasi berbasis web dengan pemrograman.

Contohnya adalah TuneIn, radio berbasis web yang menyiarkan berbagai macam stasiun radio dari berbagai negara.

Ketika saya ingin mendengarkan musik klasik, saya memilih radio yang menyiarkan musik klasik. Pengguna memilih radio musik klasik, kemudian server TuneIn meresponsnya dengan memberi tahu peramban bahwa radio musik klasik diputar di lokasi ini (lokasi maya), kemudian peramban mengakses dan memutar radio musik klasik tersebut.

Catatan Semua data laman dinamis disimpan di dalam basis data, yang mana basis data tersebut akan membantu proses pengembangan laman dinamis.

Konklusi

Laman dinamis ialah laman web yang isinya dapat berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan

Kode sumber laman dinamis akan diolah menjadi HTML untuk disajikan kepada pengakses oleh program pra-pengolah laman pada peladen.

Keunggulan menggunakan laman dinamis:

Kekurangan menggunakan laman dinamis:

Sekilas Laman Statis

July 31, 2018 - 2 minutes
sekilas laman